Follow me on Facebook! Follow me on Twitter!
 7projectsdistro.com - Toko Kaos Distro Online Terlengkap Termurah dan Terpercaya

Sistem Akuntansi Penerimaan Kas atas Penjualan Tunai Pada Perum Perhutani Unit I Jawa Tengah

PanduanTOEFL Terbaik dengan Metode MindMap
Kata Kunci : Penerimaan Kas, Penjualan Tunai
1.1 Latar Belakang Sistem Akuntansi Penerimaan Kas atas Penjualan Tunai Pada Perum Perhutani Unit I Jawa Tengah

Perekonomian Indonesia sedang mengalami masa-masa sulit akibat krisis yang terjadi pertengahan tahun 1997 dan sampai sekarang belum mengalami pemilihan secara total. Banyak perusahaan yang gulung tikar karena menderita kerugian dan tidak bisa bertahan dalam perekonomian seperti ini. Maka setiap perusahaan dituntut untuk dapat meningkatkan kinerja perusahaan, baik yang menyangkut perencanaan maupun pengendaliannya. Selain itu diera perdagangan bebas ini, setiap perusahaan harus siap untuk bersaing dengan perusahaan-perusahaan asing.

Setiap perusahaan baik itu perusahaan dagang ataupun perusahaan jasa, selalu menjalankan aktivitas yang beragam Untuk dapat menjalankan aktivitas perusahaan tersebut perusahaan membutuhkan suatu sistem. Dengan adanya sistem tersebut diharapkan akan memberikan suatu jaringan prosedur yang terpadu dalam melaksanakan suatu kegiatan perusahaan dengan lancar. Hal yang perlu diperhatikan dalam penerapan sistem akuntansi oleh perusahaan adalah kesesuaian dan kecocokan antara sistem itu sendiri dengan aktivitas perusahaan. Salah satu aktivitas yang sering dilakukan adalah aktivitas yang berhubungan dengan penerimaan kas. Kas dalam neraca merupakan aktiva yang paling likuid, karena hampir setiap transaksi yang dilakukan oleh bagian yang berwenang atau yang terkait di dalam perusahaan maupun dengan pihak luar yang sebagian besar akan mempengaruhi kas. Selain itu kas bersifat mudah dipindah tangankan sehingga kas merupakan aktiva yang rawan, karena mudah digelapkan dan dimanipulasi. Keadaan ini akan mendorong perusahaan untuk melakukan penataan pada sistem akuntansi penerimaan kas yang meliputi beberapa aspek yang saling berkaitan. Penyimpangan yang dilakukan biasanya berasal dari hasil penjualan tunai, pelunasan piutang dari pelanggan dan sebagainya. Karena jenis penerimaan kas yang diterima cukup besar maka perusahaan perlu menerapkan suatu sistem agar penerimaan kas tersebut dapat terkontrol dengan baik. Mengingat sangat pentingnya sistem penerimaan kas dalam perusahaan maka sistem penerimaan kas dalam perusahaan perlu diatur sedemikian rupa dikarenakan kas ini kerawanannya sangat tinggi sehingga diperlukan prosedur- prosedur pengendalian intern terhadap kas. Prosedur yang baik dalam penerimaan kas sangat bermanfaat untuk kemajuan dan kepentingan perusahaan pada umumnya, juga berguna untuk mengetahui laba yang diperoleh perusahaan secara keseluruhaan.
Sebagaimana diatur oleh Pemerintah No. 2 Tahun 1978 Perum Perhutani Unit 1 Jawa Tengah merupakan suatu instansi atau perusahaan yang bergerak di bidang kehutanan yang berupa penanaman, pemeliharaan, exploitasi, pengolahan dan pemasaran. Sumber penerimaan kas pada Perum Perhutani Unit 1 Jawa Tengah yaitu diperoleh dari penjualan tunai dan pelunasan piutang. Dalam penjualan tunai pembeli diharuskan terlebih dahulu menyetorkan sejumlah uang secara langsung. Akan tetapi penerimaan kas dari piutang dilakukan setelah barang diterima pembeli dan pembayaran dapat dilakukan melalui penagih perusahaan atau dapat melalui pos sesuai perjanjian sebelumnya. Semua transaksi yang berkaitan dengan penerimaan kas harus disetorkan ke bank yang telah ditentukan oleh perusahaan pada hari itu juga atau hari berikutnya, dan harus melibatkan bagian-bagian dalam perusahaan agar transaksi penerimaan kas yang dihasilkan sesuai dengan hasil laporan keuangan. Karena produk yang dihasilkan Perum Perhutani Unit 1 Jawa Tengah sangat besar dan beragam, maka hal ini mempengaruhi transaksi yang berhubungan dengan kas berlangsung sangat cepat., padahal dalam pemakaian dokumen dengan nomor urut tercetak kurang diperhatikan untuk menciptakan praktek yang sehat, dengan demikian pengawasan terhadap transaksi yang tidak diotorisasi dapat dipantau sejak dini. Namun apabila dalam pelaksanaan kegiatannya tidak segera ditanda tangani, perusahaan akan mengalami kerugian secara material seperti adanya kesalahaan pencatatan kas yang tidak tepat, karena itu Perum Perhutani Unit 1 Jawa Tengah menerapkan sistem pengendalian intern sebagai alat untuk menanggulangi kebocoran kas dan kasus penyelewengan kas dalam perusahaannya.
Namun sistem penerimaan kas pada Perum Perhutani Unit 1 Jawa Tengah masih dikatakan kurang baik, hal yang mempengaruhi kurang baiknya sistem akuntansi penerimaan kas pada Perum Perhutani Unit 1 Jawa Tengah yaitu
1. Pada Perum perhutani Unit 1 Jawa Tengah penerimaan kas dengan jumlah yang sangat besar masih ada yang diterima melalui kas perusahaan bukan melalui bank, sehingga hal itu memungkinkan resiko terjadinya pencurian atau kehilangan sangat besar.
2. Pada Perum Perhutani Unit 1 Jawa Tengah masih dijumpai adanya penggelapan uang yang dilakukan oleh bagian penjualan dengan cara menyajikan jumlah setoran yang terlalu rendah dan menyajikan jumlah pengeluaran kas terlalu tinggi dan selisih tersebut dimasukan ke kantong pribadi, seperti pembelian bahan bakar. Jika hal ini sering terjadi pada perusahaan tersebut maka dapat mengakibatkan kerugian.
3. tidak adanya pemeriksaan saldo secara periodik dan secara mendadak oleh bagian intern yang sebenarnya bertujuan untuk mengetahui keabsahan data saldo tersebut pada setiap bagian.
Untuk menanggulangi adanya penyimpangan-penyimpangan tersebut maka diperlukan adanya sistem pengendalian intern terhadap penerimaan kas juga pengawasan yang ketat terhadap fungsi-fungsi penerimaan dan pencatatan kas. Hal ini bertujuan untuk menjaga kekayaan perusahaan, mengecek ketelitian dan keandalan data akuntansinya serta meningkatkan efisiensi dan mendorong dipatuhinya kebijakan manajemen dalam mencegah terjadinya kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi.
Berdasarkan uraian diatas mengingat betapa pentingnya sistem akuntansi penerimaan kas bagi perkembangan perusahaan, maka harus diketahui sejauh mana sistem akuntansi yang diterapkan dalam Perum Perhutani Unit 1 Jawa Tengah, khususnya mengenai sistem akuntansi penerimaan kas yang berasal dari penjualan tunai, maka dalam penulisan Tugas Akhir ini penulis mengambil judul “SISTEM AKUNTANSI PENERIMAAN KAS ATAS PENJUALAN TUNAI PADA PERUM PERHUTANI UNIT 1 JAWA TENGAH”.

1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah, maka rumusan masalah penelitian ini adalah:
1. Bagaimana Sistem Akuntansi Penerimaan Kas atas Penjualan Tunai pada Perum Perhutani Unit 1 Jawa Tengah?
2. Apa saja kelebihan dan kekurangan pada Sistem Akuntansi Penerimaan Kas atas Penjualan Tunai pada Perum Perhutani Unit 1 Jawa Tengah?
3. Bagaimana Sistem Penerimaan Kas atas Penjualan Tunai pada Perum Perhutani Unit 1 Jawa Tengah setelah di perbaiki?

Like Skripsi Ini :

Baca Juga Judul Menarik Lainnya di Bawah INI :

Comment With Facebook!

Rating: 4.5 | Reviewer: Unknown | ItemReviewed: Sistem Akuntansi Penerimaan Kas atas Penjualan Tunai Pada Perum Perhutani Unit I Jawa Tengah